Manfaat Mengonsumsi Kurma dan Madu Bagi Kesehatan
Jika kita mulai sering mengejar buah kurma yang dijajakan di supermarket, di penjaja buah pinggir jalan, ataupun di sejumlah tempat yang memasarkan buah kurma, dapat dibilang kita telah menginjak bulan Ramadan.
Memang ada sejumlah makanan yang kepopulerannya bertambah di bulan Ramadan – salah satunya buah kurma. Banyak orang yang santap buah kurma secara langsung, maupun digabungkan dengan madu sebagai sajian takjil yang lezat.
Pohon kurma tumbuh di daerah-daerah tropis di dunia. Rasanya yang manis dan gampang untuk dimakan, menciptakan buah kurma tidak sedikit diincar guna dijadikan camilan sehat ketika bulan puasa. Bahkan tidak tidak banyak orang yang senang mencampurkan buah kurma dengan sejumlah tetes madu untuk mendapatkan rasa yang lebih lezat.
Kombinasi kurma dan madu memang dipercaya dapat menunjang kesehatan tubuh sekitar puasa, di antaranya:
1. Menstabilkan kadar gula darah
Saat puasa, Anda ingin untuk mengonsumsi tidak sedikit rasa manis yang berasal dari makanan dan minuman ketika sahur dan berbuka. Jika Anda cemas akan lonjakan kadar gula darah, konsumsi buah kurma dan madu dapat menjadi di antara pilihan.Sebuah riset yang dimuat pada Nutrition Journal, mengaku bahwa meskipun kurma berisi gula alami dalam jumlah yang tinggi, tetapi kurma mempunyai indeks glikemik yang rendah. Maka itu, kita tidak perlu cemas gula darah bakal meningkat pesat sesudah Anda memakannya.
Begitu pula dengan madu. Rasa manis yang khas dari madu dapat menjadi pilihan ideal sebagai pengganti gula. Terlalu tidak sedikit makan gula bakal menyumbang kalori berlebih tanpa menyerahkan manfaat. Sementara menambahkan madu ke dalam makanan dan minuman Anda, dapat mempermanis rasa sekaligus memberi tubuh pelbagai nutrisi baik. Meski begitu, penderita diabetes mesti berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter berapa tidak sedikit kurma dan madu yang boleh kita konsumsi ketika puasa.
2. Menurunkan kadar trigliserida
Tidak jauh bertolak belakang dengan hari biasa, makanan dan minuman yang dikonsumsi dengan “sembarangan” ketika sahur dan berbuka, tentu dapat memberikan akibat yang buruk untuk kesehatan tubuh. Misalnya santap makanan dengan kandungan kalori, gula, dan lemak yang tinggi dapat menjadi di antara pemicu menambah kadar trigliserida dalam tubuh.Peningkatan trigliserida ini lantas memicu munculnya sekian banyak penyakit, di antaranya penyakit jantung dan diabetes. Menariknya, dikutip dari laman Healthline, sejumlah penelitian telah memperlihatkan bahwa konsumsi madu dapat menurunkan kadar trigliserida yang tinggi.
Hal ini pun didukung oleh riset yang diterbitkan pada Scientific World Journal, mencocokkan konsumsi madu dan gula terhadap penambahan kadar trigliserida. Hasilnya, sejumlah 11,19 persen tingkat trigliserida lebih rendah pada kumpulan yang mengonsumsi madu.
Sama halnya dengan madu, kurma pun disinyalir efektif untuk menurunkan kadar trigliserida tubuh. Sebuah studi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, menemukan hasil bahwa santap kurma dapat menurunkan kadar trigliserida sebesar 8-15 persen lebih baik.
3. Memenuhi keperluan nutrisi
Berbagai kegiatan yang dijalani ketika puasa, menuntut tubuh untuk tidak jarang kali fit dalam segala kondisi. Salah satu teknik praktis dan gampang yang dapat Anda kerjakan yakni dengan santap kurma dan madu, baik ketika sahur maupun berbuka.Pasalnya, kurma berisi pelbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan kesehatan tubuh. Seperti vitamin B dalam kurma berfungsi dalam menolong proses pencernaan makanan sekaligus pembentukan sel darah baru. Tidak melulu itu, vitamin A dan vitamin K yang terdapat dalam kurma juga diandalkan dapat mengawal kesehatan tubuh sekitar Anda berpuasa.
Jumlah mineral yang dibutuhkan tubuh memang tidak sebesar zat gizi lainnya, namun andai tidak terpenuhi dengan baik bakal berbahaya untuk kesehatan. Maka itu, kurma menyumbang mineral urgen yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama sekitar puasa saat waktu santap Anda hanyalah ketika sahur dan berbuka, contohnya tembaga, mangan, magnesium, kalsium, fosfor, besi, dan seng.
Semua nutrisi baik dari kurma bakal lebih optimal lagi bila Anda iringi konsumsinya dengan sejumlah tetes madu. Ya, madu tidak kalah baik dalam menyuplai nutrisi yang urgen untuk tubuh sekitar berpuasa. Sebab, madu berisi tidak sedikit antioksidan urgen – laksana fenol, flavonoid, dan asam organik. Antioksidan ini tidak sedikit dikaitkan dengan penurunan risiko serangan jantung, stroke, sejumlah jenis kanker, serta dipercaya dapat memperbaiki kesehatan mata.
4. Menambah energi
Menjalani puasa tidak seharusnya melemahkan energi tubuh Anda. Meski diwajibkan untuk menahan santap dan minum selama tidak cukup lebih 13 jam, kita tetap dapat mencukupi keperluan energi dengan santap madu dan kurma di masa-masa sahur, ataupun ketika berbuka untuk membalikkan energi tubuh yang hilang.Pasalnya, dalam satu sendok madu seberat 21 gram berisi 64 kalori dan 17 gram gula – laksana fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa, sementara kurma adalahsumber fruktosa alami. Kandungan-kandungan itu akan diubah menjadi kalori, yang dapat diandalkan untuk menambah energi tubuh yang sudah terkuras sekitar Anda beraktivitas di kala puasa.
Madu dan kurma pun praktis guna dikonsumsi
Ada sekian banyak cara yang dapat Anda coba guna mengonsumsi madu dan kurma – contohnya dengan memakannya secara bersamaan, mengolahnya menjadi camilan ringan, ataupun santap kurma disertai dengan mencampurkan madu dalam minuman.Namun, bila Anda ingin teknik yang lebih praktis, Anda dapat memilih produk yang sudah menggabungkan kurma dan madu di dalam satu kemasan. Cara yang satu ini dinilai lebih praktis guna dikonsumsi, gampang didapatkan, dan yang terpenting kandungannya telah disesuaikan dengan keperluan tubuh Anda. Cara konsumsinya juga tidak sulit, Anda dapat meminumnya secara langsung ketika sahur dan berbuka, ataupun mencampurnya dengan air guna disajikan sebagai takjil ketika berbuka puasa.

0 Response to "Manfaat Mengonsumsi Kurma dan Madu Bagi Kesehatan"
Post a Comment