Kunci Merawat Kesehatan Gigi Bagi Perokok

Merokok dapat menyebabkan gigi menguning (bahkan menghitam), bau mulut, serta menambah risiko sekian banyak  infeksi gigi dan gusi sampai kanker mulut. Semakin tidak sedikit dan semakin lama kita merokok, semakin tampak kerusakannya. Meski demikian, memperbaiki situasi gigi dan mulut pengisap rokok yang terlanjur bobrok bukanlah urusan yang tak dapat — bahkan andai Anda telah berhenti merokok.


Cara menjaga kesucian gigi dan mulut pengisap rokok dan mantan perokok

1. Rutin sikat gigi

Semua orang mesti hukumnya rajin gosok gigi. Tak terkecuali pengisap rokok dan mantan pengisap rokok yang notabene gigi serta mulutnya punya tidak sedikit masalah sebab efek kandungan tar dan nikotin dalam tembakau. Perokok dan mantan pengisap rokok harus menyikat gigi secara tertata paling tidak dua hingga tiga kali sehari, yakni pada pagi hari, siang/sore, dan malam hari sebelum tidur.

Pastikan juga teknik menyikat gigi kita benar. Letakkan bulu sikat gigi pada permukaan gigi dekat tepi gusi dengan posisi menyusun sudut 45 derajat. Mulai dari unsur gigi yang biasa digunakan untuk mengunyah, yakni gigi yang dekat dengan pipi dan lidah. Sikatlah dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah sekitar sekitar 20 detik untuk masing-masing bagian.

2. Pakai sikat gigi dengan kualitas baik

Di samping dengan rajin menggosok gigi, kesucian gigi dan mulut perokok pun sedikit tidak sedikit dipengaruhi oleh kualitas sikat gigi yang dipakai.

Ada tidak sedikit jenis sikat gigi yang dipasarkan di pasaran. Bagi semua perokok dan mantan perokok, pilihlah sikat gigi yang mempunyai bulu sikat halus dan luwes dengan pola sikat selang-seling yang bisa mengusung plak gigi secara efektif. Alternatifnya, pilih sikat gigi yang mempunyai pola bulu sikat bertingkat guna menjangkau wilayah gigi yang susah untuk dibersihkan.

3. Pakai benang gigi (dental floss)

Mulut pengisap rokok dan mantan pengisap rokok rentan dihantui sekian banyak  masalah laksana gigi bernoda, gusi menghitam, bau mulut, sampai risiko infeksi. Maka di samping teratur menyikat gigi, Anda pun perlu mengawal kesehatan gusi dengan gunakan benang gigi (dental floss) minimal satu kali sehari, yaitu pada malam hari.

Flossing bisa tolong membersihkan saldo makanan yang menumpuk di sela-sela gigi dan sulit dicapai oleh sikat gigi. Jika terus tidak dipedulikan dalam masa-masa lama, plak di sela gigi dapat meningkatkan risiko infeksi pada gusi. Plak di sela gigi pun bisa pulang menjadi karang gigi yang susah diberantas.

4. Berkumur gunakan obat kumur

Bau mulut pengisap rokok serta keluhan mulut asam yang sering diadukan oleh mantan perokok dapat diusir dengan berkumur gunakan obat kumur minimal satu kali sehari. Ada tidak sedikit jenis obat kumur yang terdapat di pasaran, namun pastikan produk yang kita pilih berisi agen antibakteri yang dapat membasmi bakteri penyebab bau mulut dan masalah lainnya yang tidak jarang terjadi di mulut.

5. Periksa kesehatan gigi secara rutin

Meski Anda telah rutin mengerjakan semua urusan di atas, bukan berarti Anda dapat membolos kontrol gigi teratur di dokter gigi. Kerusakan yang telah terlanjur terjadi tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Yang ada, kehancuran tersebut malah dapat semakin parah dan menyakitkan andai tidak segera ditangani. Maka, kita perlu pertolongan dokter gigi guna mengatasinya.

Ingatkan diri sendiri guna rutin cek gigi ke dokter masing-masing 6 bulan sekali, atau barangkali lebih tidak jarang lagi andai Anda punya masalah gigi dan gusi tertentu.

0 Response to "Kunci Merawat Kesehatan Gigi Bagi Perokok"

Post a Comment